Tahukah Kamu? Selain Enak & Nikmat, Ternyata Coklat Memiliki Banyak Manfaat Kesehatan Bagi Tubuh Kita!

Manfaat Coklat untuk Kesehatan Tubuh. Kepopuleran cokelat memang sangat mendunia, tak heran jika semua orang pasti sudah pernah merasakan nikmatnya rasa cokelat.

Meskipun banyak yang mengkonsumsi dan menjual cokelat karena rasanya yang nikmat, siapa sangka ternyata cokelat memiliki banyak manfaat kesehatan bagi tubuh kita. Jadi, jangan ragu untuk mengkonsumsi cokelat ya.

Untuk jenis dan olahan cokelat ini sendiri banyak macamnya, dari mulai batangan sampai bubuk. Lalu apa perbedaannya? Berikut ini penjelasannya;

Jenis Coklat 


1. Milk Chocolate

Jenis Coklat

Jenis coklat yang pertama adalah milk chocolate atau cokelat susu. Sesuai dengan namanya, coklat ini terdapat kandungan susu didalamnya sebagai bahan utama. Tidak hanya susu saja, terdapat juga tambahan gula, minyak nabati dan vania.

2. White Chocolate

Jenis Coklat

Meskipun coklat ini berwarna putih, white chocolate juga terbuat dari biji kakao dan juga termasuk jenis coklat yang nikmat & lezat.

Lalu kenapa coklat ini berwarna putih? Jadi, dalam pembuatan white chocolate ini tidak ditambahkannya bubuk kakao sehingga tidak menghasilkan warna gelap atau coklet pada umumnya.
Untuk tekstur coklat ini lebih lembut dan sedikit lengket.

3. Dark Chocolate

Jenis Coklat

Berbeda dengan jenis coklat lainnya, dark chocolate ini memiliki rasa yang pahit seperti kopi. Hal ini dikarenakan persentasi bahan utamanya yaitu kakao lebih banyak dibanding dengan bahan lainnya seperti susu, lemak nabati dan gula sehingga membuat rasa dari coklat ini lebih pahit.

Namun dengan rasa pahitnya yang seperti kopi, kandungan yang terdapat pada jenis coklat ini sangat baik untuk kesehatan tubuh kita.

Dark chocolate mengandung antioksidan seperti polifenol dan relatif rendah gula yang mampu menurunkan tekanan darah, kolesterol, dan meningkatkan kognisi mental pada tubuh kita.

Jenis Olahan Coklat


1. Batangan 

Jenis Olahan Coklat

Mungkin kamu tidak asing lagi dengan olahan coklat yang satu ini. Masalahnya banyak cokelat batangan atau seringkali dimaksud chocolate bar di jual di supermarket.

Chocolate bar pertama-tama di produksi pada tahun 1847 di Inggris. Lalu, type cokelat ini popular serta di produksi dengan masal oleh beberapa produsen pada tahun 1866.

Baca Juga: Jenis Sayuran Penambah Darah

Umumnya, cokelat batangan ini berupa persegi panjang atau persegi. Elemen yang terdapat dalam chocolate bar bergantung dari type yang dibuat, apa itu cokelat susu, dark, atau putih. Akan tetapi, bahan utamanya ialah padatan kakao, mentega coklat, gula, serta susu.

Saat ini, telah terdapat beberapa variasi perasa yang dibuat menjadi penambahan menu coklat. Salah satunya ialah buah-buahan, almond, kacang, serta ada banyak lagi. Bahkan juga, ada juga perasa mint yang memberikan sensasi kesegaran waktu dikonsumsi.

2. Chip 

Jenis Olahan Coklat

Kamu tentu pernah makan biskuit chocolate chips atau seringkali dimaksud chocochips? Masalahnya makanan itu dapat dengan mudah kamu temukan serta beli di supermarket dengan beberapa merk.

Chocolate chips ialah potongan kecil coklat yang berupa seperti tetesan air mata dengan ukuran kurang dari 10 milimeter. Tidak hanya untuk biskuit, umumnya chocochips dipakai untuk toping di wafel, pancake, puding, mufin, serta ada banyak kembali.

Biasanya, chocochips terbuat dari type coklat semi-sweet atau yang tidaklah terlalu manis. Akan tetapi, di masa moderen ini terdapat beberapa variasi formasi chocochips seperti dark, white, atau kombinasi pada dark serta white chocolate.

3. Bubuk 

Jenis Olahan Coklat

Jenis coklat bubuk atau cocoa powder terbuat dari ampas biji buah kakao yang sudah dipisahkan dengan lemaknya. Sesudah itu, bijinya dikeringkan serta digiling sampai halus hingga memiliki tekstur lembut seperti tepung.

Ada dua jenis coklat dari cocoa powder, salah satunya ialah alami serta dutch processing. Untuk yang alami memiliki kandungan sedikit lemak serta rasa-rasanya lebih ke pahit. Umumnya, alami cocoa dipakai untuk kombinasi pembuatan kue.

Selain itu, dutch processing mempunyai struktur yang lebih lembut serta warna yang lebih gelap dari alami cocoa. Umumnya, coklat bubuk dutch processing ini dipakai untuk membuat minuman dikarenakan aromanya yang enak.

Kandungan Nutrisi pada Coklat

Tahukah kamu apa kandungan nutrisi yang ada di coklat? Coklat memiliki kandungan beberapa senyawa yang berguna untuh tubuh. Diantaranya ialah anti-oksidan, yakni fenol serta flavonoid. Karenanya ada kandungan itu, pembentukan radikal bebas pada tubuh bisa dihindari.

Diluar itu, fenol adalah salah satunya anti-oksidan yang dapat kurangi cholesterol serta bisa kurangi resiko serangan jantung. Juga menahan munculnya kanker, tekanan darah tinggi, dan stroke.

Sangat banyak kan khasiatnya? Ditambah lagi dalam 1 ons cokelat ada 18 mg magnesium yang sama dengan 15% keperluan magnesium harian tubuh.

Kandungan senyawa fenitelamin pada cokelat dapat merangsang otak untuk menghasilkan dopamin serta endorfin yang bisa membuat perasaan senang. Diluar itu, coklat memiliki kandungan vitamin B yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan saraf dan membuat lancar peredaran darah.

Baca Juga: Gejala Sering Buang Air Kecil di Malam Hari

Mungkin, banyak orang berpikiran mengkonsumsi cokelat akan menaikkan berat badan. Hal itu memang benar adanya, karena ada kandungan gula di coklat. Akan tetapi, dark chocolate ialah salah satunya jenis coklat yang kandungan gulanya rendah hingga akan tidak membuat kamu kegemukan.

Tetapi, kamu janganlah mengkonsumsinya terlalu berlebih, sebab sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.

Manfaat Coklat untuk Kesehatan

Berikut ini manfaat yang bisa kamu dapatkan jika mengkonsumsi coklat, selain kamu mendapatkan rasa yang nikmat kamu juga akan mendapatkan manfaat kesehatan yang baik untuk tubuh kamu.

1. Memperlancar Saluran Darah 

Tahukah kamu jika konsumsi cokelat dengan teratur dapat membuat peredaran darahmu lancar? Hal itu karena ada kandungan polifenol dalam cokelat yang dapat membuat lancar perputaran darah pada jantung.

Diantara beberapa macam cokelat, dark chocolate-lah yang terbesar memiliki kandungan polifenol. Tidak hanya baik untuk jantung, mengkonsumsinya dengan teratur ikut kurangi resiko atrial fibrilation atau keadaan detak jantung tidak teratur yang bisa meningkatkan gagal jantung.

2. Kurangi Stres 

Konsumsi cokelat nyatanya dapat tingkatkan endorfin di pada tubuh. Endorfin ialah satu zat hormon yang di produksi pada tubuh untuk tingkatkan perasaan senang.

Tetapi, bukan bermakna konsumsi cokelat saja dapat mengobati stres. Sifatnya hanya menolong kurangi perasaan tidak nyaman atau depresi yang karena disebabkan stres.

3. Tingkatkan Potensi Otak 

Tidak hanya rasanya yang lezat, nyatanya coklat juga mempunyai manfaat untuk tingkatkan kapasitas otak. Menurut riset di Italia, senyawa flavanol yang ditemukan dalam coklat bisa menolong tingkatkan potensi kognitif otak.

Beberapa ilmuan yang datang dari Kampus Roma serta L’Aquila mengkaji 10 studi tentang kapasitas responden pada tes kognitif sesudah dan sebelum makan cokelat. Hasil riset tunjukkan jika 9 dari 10 studi memberikan terdapatnya penambahan yang riil pada kerja otak sesudah responden mengkonsumsi coklat.

4. Menangkal Radikal Bebas 

Olahan biji kakao ini mempunyai kandungan anti-oksidan seperti polifenol, flavanol, serta katekin. Senyawa-senyawa itu berperan untuk menahan penuaan awal serta mencegah radikal bebas.

Kulit serta tubuhmu bisa jadi terkena radikal bebas sehari-harinya, perumpamaannya saja radiasi cahaya matahari, ozon, asap rokok, dan lain-lain. Dengan konsumsi cokelat terpenting dark chocolate diakui dapat menahan radiasi itu.

5. Mencegah Diabetes 

Nyatanya cokelat dapat juga tingkatkan kandungan nitridioksida pada tubuh untuk menolong tingkatkan tanggapan sensitivitas insulin. Tanggapan itu diperlukan badan untuk mengawasi kandungan gula darah supaya masih konstan untuk hindari diabetes.

Baca Juga: Manfaat Kopi untuk Kesehatan Tubuh

Beberapa ilmuan yang terhimpun dalam American Heart Association lakukan riset pada kandungan cokelat pada tahun 2010. Hasil riset mengatakan jika anti-oksidan flavonoid yang ada di cokelat dapat turunkan kandungan cholesterol jahat serta menahan munculnya diabetes.

Tapi, tidak semua cokelat dapat menahan munculnya penyakit itu. Berdasar pada riset, dark chocolate ialah pilihan yang pas sebab mempunyai kandungan flavonoid yang tidak tingkatkan kandungan glukosa dalam darah.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel