Manfaat dan Waktu yang Tepat Berolahraga Saat Berpuasa

Manfaat dan Waktu yang Tepat Berolahraga - Berolahraga saat puasa memang terkadang membuat kita malas. Tetapi, selama kita menjalankan puasa dibulan Ramadhan kita juga harus menjaga kesehatan tubuh dengan berolahraga.

Lalu kapan waktu terbaik untuk berolahraga saat puasa? Apakah pagi sebelum fajar? Atau sore sebelum dan sesudah berbuka?

Nah, untuk itu kami akan menjelaskan manfaat dan waktu yang tepat berolahraga saat puasa dan tambahan lain untuk menjaga stamina Anda saat berolahraga.

Manfaat Berolahraga

Manfaat dan Waktu yang Tepat Berolahraga Saat Berpuasa

1. Melancarkan Metabolisme

Meski Anda sedang berpuasa, bukan berarti Anda lupa olahraga. Karena dengan menjaga tubuh tetap aktif, ia memberikan manfaat, yaitu metabolisme yang tetap lancar.

Sehingga nutrisi yang telah diperoleh oleh tubuh juga dapat dikonversi menjadi energi. Jagalah agar tubuh Anda tetap bugar, meskipun Anda sedang berpuasa. Justru saat tidak berolahraga, tubuh bisa mengalami perubahan metabolisme, bahkan hormonal.

2. Melancarkan Proses Detoksifikasi

Salah satu manfaat olahraga adalah memaksimalkan fungsi kelenjar getah bening. Sirkulasi darah juga lebih optimal. Saat itulah proses detoksifikasi berjalan dengan lancar.

Detoks itu sendiri pada dasarnya adalah suatu proses untuk menghilangkan zat-zat yang tidak dibutuhkan tubuh.

Pengeluaran bisa melalui urine, kotoran, dan keringat. Cobalah yoga untuk detoksifikasi. Waktu terbaik untuk berolahraga ketika puasa seperti yoga adalah di pagi hari.

3. Menjaga Stabilitas Berat Badan

Bisakah puasa menurunkan berat badan? Jawabannya tergantung pada bagaimana Anda menghadapinya. Jika Anda jarang bergerak, tentu saja lemak akan tetap menumpuk.

Berat badan sebenarnya bisa bertambah. Agar berat badan Anda stabil, lakukan olahraga saat puasa. Cadangan protein, glikogen dan lemak akan terbakar dengan tetap aktif.

4. Mengoptimalkan Kinerja Hormon

Berolahraga dapat mengoptimalkan kinerja hormon. Selain itu juga dapat memicu produksi hormon pertumbuhan. Di mana hormon ini memiliki fungsi untuk meningkatkan kepadatan tulang, membantu membakar lemak, hingga pembentukan jaringan otot.

Manfaat lain dari olahraga saat puasa adalah peningkatan sensitivitas insulin. Tentu saja hal itu dapat mencegah Anda dari diabetes.

5. Menambah Semangat dan Stamina

Bagaimana olahraga dapat memberikan semangat? Pertama, karena metabolisme yang lancar. Sehingga tubuh sudah fit hingga kebugaran.

Kedua, karena mampu mengoptimalkan produksi endorfin. Seperti yang sudah kita ketahui, hormon ini bisa menimbulkan kebahagiaan.

Bahkan menurut para profesional dari University of Vermont, menyebutkan dengan berolahraga selama 20 menit, suasana hati dapat dipertahankan secara positif selama 12 jam.

Waktu Terbaik Berolahraga 


1. Pagi Setelah Sahur

Waktu terbaik untuk berolahraga selama puasa pertama adalah di pagi hari setelah fajar. Disarankan untuk memilih jenis intensitas cahaya. Agar tubuh tidak kehilangan terlalu banyak energi dan cairan. Misalnya, yoga atau berjalan santai.

Melakukan yoga di pagi hari akan merilekskan tubuh dan pikiran Anda. Sehingga Anda bisa memulai aktivitas sehari-hari dengan pikiran positif.

2. Sore Sebelum Berbuka Puasa

Waktu terbaik berikutnya adalah pada sore hari sebelum berbuka puasa. Anda yang ingin menurunkan berat badan, coba gunakan waktu ini. karena pada saat itu perut sedang kosong, sehingga membakar lemak bahkan bisa lebih.

Setelah itu Anda bisa segera berbuka puasa dan mengganti energi yang terbakar. Namun tetap ingat untuk tidak berolahraga berlebihan.

3. Malam Setelah Berbuka Puasa

Waktu terbaik untuk berolahraga ketika puasa berikutnya adalah pada malam hari setelah berbuka. Tunggu makanan Anda turun dulu. Pada saat ini Anda dapat berolahraga dengan intensitas ringan hingga berat.

Karena Anda tidak perlu lagi khawatir kehabisan cairan dan energi. Tapi tetap ingat untuk tidak berlebihan. Dikhawatirkan tubuh akan kelelahan menghadapi puasa keesokan harinya.

Seimbangkan Olahraga dengan 3 Hal Berikut


1. Penuhi Kebutuhan Air

Olahraga akan menyebabkan tubuh mengeluarkan banyak cairan. Jadi jaga tubuh Anda tetap terhidrasi dengan memenuhi kebutuhan airnya. Minumlah setidaknya 2 gelas air saat sahur dan berbuka puasa.

Kemudian tambahkan 4 gelas di malam hari. Selain itu, dianjurkan untuk mengurangi minuman berkafein tinggi seperti kopi saat puasa.

2. Asupan Nutrisi untuk Tubuh

Saat makan dan minum saat puasa memang berkurang. Tetapi cobalah untuk tidak mengurangi porsi makanan. Begitu juga dengan jumlah nutrisi.

Pastikan nutrisi seperti protein, karbohidrat, vitamin, lemak, dan berbagai mineral masuk ke tubuh. Sehingga fungsi berbagai bagian tubuh tetap optimal.

3. Tidur dan Istirahat Panjang

Agar selalu bugar, jangan mengurangi waktu tidur dan istirahat Anda. Jangan karena terlalu antusias untuk berolahraga setelah istirahat, Anda justru mengurangi waktu tidur.

Pertahankan pola tidur Anda selama 7 hingga 9 jam per hari. Bahkan lebih baik jika Anda menerapkan tidur siang saat puasa. Namun tetap ingat untuk tidak menghabiskan terlalu banyak waktu untuk tidur.

Latihan selama puasa masih diperlukan. Hal terpenting untuk berpuasa adalah Anda tahu batas tubuh Anda. Jika Anda biasanya berolahraga selama 1 jam, Anda bisa menguranginya menjadi 30 menit.

Lebih baik melakukan olahraga yang intensitasnya rendah hingga sedang. Demikianlah informasi tentang manfaat olahraga dan pemilihan waktu terbaik berolahraga saat puasa.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel