Mengenal Alat Ukur Panjang dan Jenis Akurasinya

Panjang adalah salah satu besaran pokok, di mana setiap besaran pokok memiliki alat pengukur sendiri. Dalam kegiatan pengukuran kita pasti membutuhkan alat ukur yang tepat. Keakuratan hasil pengukuran ditentukan oleh jenis alat yang digunakan. Penggunaan jenis alat ukur tertentu ditentukan oleh beberapa faktor, yaitu: keakuratan hasil pengukuran yang diinginkan, ukuran kuantitas yang diukur, dan bentuk objek yang akan diukur.

Mengenal Alat Ukur Panjang dan Jenis Akurasinya

Pada artikel ini, kami akan menjelaskan beberapa alat ukur yang digunakan untuk mengukur panjang beserta jenis dan keakuaratan dari alat ukur tersebut.

Jenis Alat Ukur Panjang dan Akurasinya


1. Penggaris / Mistar

Penggaris atau mistar adalah alat ukur panjang yang memiliki skala ukuran terkecil 1 mm. Ketika seseorang melakukan pengukuran menggunakan aturan slide, arah pandangan orang tersebut harus tegak lurus terhadap skala pada bilah dan objek yang sedang diukur. Ini dilakukan untuk memberikan hasil yang lebih akurat dan meminimalkan kesalahan dalam pengukuran.

2. Jangka Sorong

Anda mungkin telah menggunakan alat pengukur panjang ini, yaitu jangka sorong. Di laboratorium fisika kita dapat dengan mudah menemukan jangka sorong, hal ini karena jangka sorong sering digunakan untuk mengukur diameter benda kecil.

Mengapa tidak menggunakan penggaris untuk mengukur diameter tersebut? Kita bisa saja menggunakan penggaris, tetapi untuk mendapatkan ukuran yang lebih akurat dengan akurasi yang lebih besar, kita membutuhkan jangka sorong.

Penemu jangka sorong sendiri adalah seorang ahli teknis dengan kewarganegaraan Prancis bernama Pierre Vernier. Bagian jangka sorong terdiri dari rahang tetap dan geser (sliding). Skala pada rahang tetap menjadi skala utama pada kaliper, sedangkan skala pada rahang geser adalah skala nonius atau vernier. Skala terkecil pada perangkat ini adalah 0,1 mm.

3. Mikrometer Sekrup

Mikrometer sekrup adalah alat ukur panjang yang biasa digunakan untuk mengukur ketebalan benda atau diameter benda yang sangat kecil. Alat ini sendiri terdiri dari dua bagian, yaitu selubung (poros tetap) dan selubung luar (poros ulir).

Skala panjang pada poros tetap dari mikrometer sekrup adalah skala utama, sedangkan pada poros ulir adalah skala nonius. Mikrometer sekrup memiliki akurasi lebih tinggi dari dua perangkat yang disebutkan sebelumnya (penggaris dan jangka sorong) yaitu 0,01 mm.

4. Meteran

Selanjutnya adalah Meteran, alat yang biasa kita sebut Roll Meter adalah alat pengukur panjang seperti penggaris tetapi dapat digulung. Meteran sering digunakan untuk mengukur panjang bangunan atau mengukur tanah. Akurasi pengukuran dengan meteran ini mencapai 0,5 mm. Meteran Roll ini umumnya terbuat dari plastik atau plat besi tipis.

Baca Juga:

Meteran biasanya digunakan sebagai pengukur panjang untuk mengukur objek yang cukup besar. Karena, jika Anda menggunakan penggaris akan sangat sulit dan kemungkinan kesalahan akan besar. Biasanya meteran ini mencapai 12 meter atau lebih sesuai dengan ukuran Roll Meter tersebut.

5. Kesimpulan

Pengukur panjang adalah alat yang digunakan untuk mengukur satuan panjang. Jenis alat ukur panjang yang sering digunakan adalah penggaris, jangka sorong, mikrometer sekrup dan meteran. Setiap alat pengukur panjang memiliki akurasi sendiri sehingga digunakan untuk mengukur objek yang berbeda.

0 Response to "Mengenal Alat Ukur Panjang dan Jenis Akurasinya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel