Cara Mengatasi Nyeri Haid dan Lemas yang Berlebihan

Wanita pada masa produktif sering mengalami masalah dengan perut mulas selama menstruasi. Mereka sering berubah mood setiap kali saat menstruasi, karena mereka tidak bersemangat untuk melakukan aktivitas.

Hal ini memiliki dampak negatif pada kegiatan sehari-hari maupun dengan lingkungan sekitarnya. Karena itu, kenali dulu penyebab sakit perut dan perasaan lemas saat menstruasi.

Cara Mengatasi Nyeri Haid dan Lemas yang Berlebihan

Rasa sakit di perut dan lemas saat menstruasi tentu pernah dialami oleh semua wanita yang telah memasuki masa produktif.

Bagi Anda yang telah memasuki usia pertengahan wanita produktif, mungkin sudah memahami berbagai penyebabnya.

Tapi tentu saja itu akan berbeda dengan wanita yang baru saja memasuki menstruasi. Berikut adalah beberapa penyebab yang membuat perut Anda sakit dan rasa lemas ketika datang bulan:

Cara Mengatasi Nyeri Haid

Nyeri Haid adalah kondisi normal yang hampir pasti dialami oleh wanita setiap bulan. Kondisi ini terjadi ketika rahim berkontraksi untuk meluruhkan lapisan yang telah menebal. Lapisan menebal ini disiapkan sebagai tempat untuk menempelkan telur yang telah dibuahi.

Namun, karena pembuahan tidak terjadi, tubuh juga mengurangi kadar hormon progesteron. Hal ini membuat lapisan rahim perlahan membusuk dan keluar dalam bentuk darah yang disebut menstruasi.

Kontraksi uterus yang terlalu kuat selama proses pembusukan ini dapat menekan pembuluh darah terdekat. Akibatnya, suplai oksigen ke rahim menjadi kurang. Asupan oksigen yang rendah memasuki rahim adalah penyebab perut kram dan rasa sakit yang muncul.

Seiring dengan rahim yang berkontraksi dan meluruh, tubuh juga melepaskan hormon prostaglandin. Hormon prostaglandin inilah yang memicu rasa sakit dan peradangan.

Kadarnya cenderung meningkat tepat sebelum menstruasi keluar. Ketika kadar prostaglandin tinggi, kram dan sakit perut akan terasa lebih intens.

Nyeri haid seperti ini disebut sebagai dismenore primer. Ini berarti bahwa penyebab nyeri haid Anda adalah karena proses normal tubuh, bukan karena penyakit.

Penyebab rasa Lemas saat HAID


Masalah Hormon

Saat memasuki menstruasi, kadar hormon progesteron dan estorgen biasanya mengalami defisit ke tingkat terendah.

Dengan rendahnya kadar kedua hormon tersebut menyebabkan berbagai keluhan yang sering dialami wanita yang sedang menstruasi seperti perubahan suasana hati, pusing, mual, sakit perut ekstrem, dan sangat rentan terhadap kelelahan, mengakibatkan perasaan lemah.

Kurang Darah (Anemia)

Insiden kekurangan darah adalah salah satu faktor utama yang menyebabkan kelemahan selama menstruasi.

Para wanita yang mengalami periode menstruasi berat, akan kehilangan darah merah dengan volume yang cukup besar, sementara tubuh tidak mampu menggantikan sel darah merah yang membusuk. Inilah yang menyebabkan perasaan lemas ketika para wanita tersebut mengalami menstruasi.

Kekurangan Cairan

Kurangnya cairan atau dehidrasi juga merupakan salah satu penyebab utama yang menyebabkan kelemahan saat menstruasi.

Perubahan jumlah hormon dan jumlah darah yang keluar menyebabkan tubuh membutuhkan lebih banyak air untuk bekerja.

Karena itu, agar hal ini tidak terjadi Anda harus memiliki cadangan air yang cukup, dengan meminum air sebanyak mungkin selama menstruasi.

Masalah saat Menstruasi

Saat memasuki menstruasi, wanita biasanya merasakan berbagai masalah yang datang sebulan sekali. Meskipun saya sudah terbiasa mengalaminya, masih sulit berbohong bahwa rasanya sangat tidak nyaman ketika menstruasi datang.

Berikut ini kami akan menyajikan sejumlah masalah yang sering dikeluhkan oleh wanita ketika datang bulan.

Kram dan Nyeri

Ketika datang bulan, para wanita akan merasakan kram perut yang menyebabkan ketidaknyamanan untuk melakukan aktivitas.

Ini terjadi karena, dinding rahim melepaskan lapisan yang ada. Anda bisa menggunakan air hangat untuk mengompres perut Anda.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi rasa sakit. Selain itu, rasa sakit juga akan turun di punggung dan payudara.

Rasa sakit yang luar biasa dari kram perut yang dialami oleh wanita menstruasi menyebar ke belakang sehingga mereka mengalami rasa sakit yang cukup menyakitkan.

Sedangkan untuk sakit payudara karena faktor hormonal dalam tubuh saat menstruasi. Inilah yang menyebabkan wanita merasa lemah selama menstruasi karena berbagai rasa sakit yang dirasakan.

Mual dan Kembung

Ketika menstruasi sangat umum, wanita merasa mual. Itu karena hormon yang dihasilkan saat menstruasi mempengaruhi proses pencernaan yang tidak baik, sehingga mualnya cukup hebat.

Maka wanita yang sedang menstruasi juga akan sering mengalami kembung karena jumlah retensi air yang ada di dalam tubuh.

Suasana Hati yang selalu Berubah

Jumlah darah yang keluar saat menstruasi, mengakibatkan zat besi yang ditemukan dalam tubuh banyak terbuang. Ini menyebabkan tubuh merasa lemas saat menstruasi.

Kondisi tubuh yang lemas dan tak karuan, akan membuat mood mengalami ketidakstabilan. Suasana hati yang tidak stabil memang merupakan keluhan yang sangat umum, tidak hanya untuk wanita yang mengalami, tetapi juga untuk orang-orang di sekitar mereka.

Apa yang harus dilakukan saat HAID?

Saat memasuki masa haid, Anda harus mengonsumsi banyak makanan yang mengandung zat besi. Makanan yang mengandung zat besi akan membantu tubuh untuk membentuk kembali sel darah merah.

Baca Juga: Penyebab kanker Serviks dan upaya Pencegahannya

Sangat penting untuk mengganti darah yang sebelumnya dikeluarkan saat menstruasi mulai datang. Selain mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi, Anda juga harus memastikan memiliki cukup air dalam tubuh Anda.

Minumlah air yang cukup, sehingga tubuh dapat bekerja secara optimal saat menstruasi. Jangan lupa berolahraga untuk meregangkan otot. Dan pastikan Anda cukup istirahat.

Hal-hal ini akan membuat Anda terhindar dari rasa lemas dan malas saat menstruasi. Sehingga membuat tubuh Anda menjadi lebih sehat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel