2 Cara Mudah Mengganti Template Blog

2 Cara Mudah Mengganti Template Blog. Menulis di blog nampaknya telah menjadi rutinitas yang paling digemari semenjak dunia maya dengan sistem pencariannya muncul. Semua orang yang memasuki era milenial ingin berbagi secara gratis pengalaman yang mereka miliki. Tak tertinggal mereka juga yang berada di masa dharma, juga ikut menikmati layanan informasi yang satu ini.

2 Cara Mudah Mengganti Template Blog

Tetapi hal tersebut tidak sepenuhnya menarik bagi beberapa orang. Sebab ketika kali pertama mengunggah, orang tidak langsung melihat blog yang dimiliki. Maka untuk menjadikan tampilan blog menarik, pemilik laman harus mengganti tampilan blog dengan cara mengganti template mereka. Untuk mengganti template blog, ada hal mudah yang bisa dilakukan dengan dua cara berikut.

Mengunduh Template

Perlu diketahui bahwa templet yang digunakan ada yang free, dan berbayar. Penyedia templet tidak semuanya menyediakan secara gratis. Sehingga perlu melihat secara detail kriteria templet yang diunduh pada laman tertentu. Apakah berbayar atau tidak.

Untuk mendapatkan template blog, tentu banyak situs yang menyediakan dan siap digunakan. Untuk mendapatkan yang tidak berbayar, cukup dengan mengetik “free blogger template” di mesin pencari Google. Setelah menemukan laman penyedia, hal kedua selanjutnya ialah mencari template yang ingin dipakai.

Template yang akan diunduh memiliki kriteria jenis. Seperti jumlah kolom, gaya, warna maupun kategori. Kriteria ini bisa didapatkan dengan melihat menu-menu dalam laman yang tersedia. Misalnya dalam hal columns dapat memilih 1 column, 2 columns, 3 columns, dan 4 columns.

Setelah template blog ditemukan, klik download pada template tersebut. Selanjutnya akan muncul kotak dialog yang menunjukkan format winrar penyimpan tamplate yang akan digunakan. Pilih save file kemudian ok. File berformat winrar yang telah berhasil diunduh pada ruang penyimpanan, sebelum dapat digunakan, klik file kursor kanan, kemudian pilih Extract Here.

Kegiatan tersebut dapat dilakukan kembali. Mengingat dapat digunakan untuk mengganti template secara berkala tanpa perlu mencari banyak template kembali. Sediakan folder tersendiri untuk kumpulan template. Sehingga memudahkan pencarian template nantinya. Kemudian jangan lupa untuk me-rename nama dari dokumen, paling tidak untuk menandai desain tampilan saat hendak dipilih untuk blog.

Mengunggah Template

Tahap kedua tinggal mengunggah template ke blog yang dimiliki. Jangan lupa untuk masuk ke laman sebelum mengunggah template. Setelah masuk ke dalam blog, langkah yang dilakukan selanjutnya klik masuk ke menu template. Menu template memiliki gambar seperti alat pengecat. Bagi pengguna awal, hal ini tidak perlu dikhawatirkan akan keliru, sebab gambar disertai tulisan “template.”

Setelah menu tersebut diklik, tahap kedua mengunggah template blog ialah dengan mengklik tombol cadangkan/pulihkan. Kemudian pengunggah akan menjumpai kotak dialog yang meminta untuk mencari dan menggunggah template yang dimiliki di komputer. Klik browse untuk menelusuri template yang akan diunggah.

Selanjutnya akan terbuka folder. Pengunggah harus mengingat tempat penyimpanan template. Setelah ketemu, maka penggunggah hanya perlu mengklik pada file yang berbentuk dokumen bergambar bumi seperti sebelumnya. Lalu klik open.

Setelah dipilih, pengguna blog hanya kemudian menggunggah template blog dengan cara klik tombol “unggah” atau up load. Biasanya akan ada kotak dialog yang muncul dengan instruksi perintah tersebut dan meyakinkan pengguna sebelum menggunggah.

Jika proses penggunggahan sudah berhasil, pemilik blog dapat melihat tampilan blognya di tombol “Lihat Blog.” Hal ini tentu sangat mudah untuk dilakukan secara mandiri. Apalagi sangat banyak tersedia ragam template blog di internet. Pemilik blog dapat secara berkala mengganti template untuk mempercantik tampilan sekaligus menarik minat pengunjung internet.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel