Cara Menutup Kartu Kredit yang Benar dan Aman

Kartu kredit merupakan fasilitas perbankan yang banyak membantu dan mempermudah aktifitas keuangan sehari-hari. Namun, cara mengelola kartu kredit yang tidak disiplin akan membuat tagihan bulanan membengkak dan menggangu kondisi keuangan Anda.

Jika tagihan kartu kredit tidak terkendali dan mulai mengganggu stabilitas keuangan Anda, lakukan cara ini dalam menutup kartu kredit agar saldo tagihan kartu kredit Anda kembali nol.

Cara Menutup Kartu Kredit yang Benar dan Aman

Cara Menutup Kartu Kredit yang Benar dan Aman

Pastikan tidak ada saldo tagihan didalam kartu kredit tersebut. Jika terdapat tunggakan bunga, cobalah bernegosiasi dengan mengajukan permohonan keringanan tunggakan bunga.

Hubungi pihak bank penerbit kartu kredit. Bisa dengan datang langsung, menelepon, atau via email. Datang langsung ke bank penerbit lebih direkomendasikan.

Pastikan berbagai tagihan yang menggunakan autopayment (listrik, telepon, premi asuransi) dinonaktifkan terlebih dahulu sebelum pengajuan penutupan fasilitas kartu kredit.

Hapus semua data kartu kredit yang masih tersimpan atau terkait pada aplikasi online.
Minta pihak bank untuk memblokir kartu kredit selama proses penutupan fasilitas kartu kredit.

Minta pihak bank untuk menggunting kartu kredit yang akan ditutup.

Simpan bukti permohonan penutupan fasilitas kartu kredit. Bukti permohonan ini akan berguna jika suatu saat muncul tagihan akibat kelalaian bank dalam menutup fasilitas kartu kredit Anda.

Cek kembali status kartu kredit Anda ke bank penerbit setelah 2 minggu pengajuan penutupan fasilitas kartu kredit. Segera ajukan komplain jika ternyata fasilitas tersebut belum ditutup.

Cara Menutup Fasilitas Kartu Kredit

Cara menutup fasilitas kartu kredit tidaklah semudah dengan cara membuat kartu kredit. Jangan pernah menggunting atau membuang kartu kredit sebelum menutup secara resmi fasilitas kartu kredit tersebut dari bank penerbitnya.

Hal ini sangat penting agar kedepan Anda tidak merasa dirugikan akibat dari fasilitas kartu kredit yang belum ditutup oleh bank penerbit.

Tunggakan yang tiba-tiba muncul atau tagihan biaya perpanjangan kartu yang seringkali tertagih otomatis disaat pemegang kartu sudah merasa tidak lagi memakai kartu kredit, adalah hal yang sering terjadi akibat tidak menutup fasilitas dengan benar.

Tips Menutup Hutang Kartu Kredit


Tetapkan Dulu Tujuan
Menetapkan tujuan adalah sesuatu yang sangat penting bagi Anda sebelum memulai segala hal, termasuk dalam hal melunasi hutang kartu kredit.

Buatlah catatan tertulis yang realistis dalam melunasi saldo tagihan kartu Anda setiap bulan.

Catatan ini berguna untuk selalu mengingatkan tujuan Anda untuk menutup hutang kartu kredit. Disiplinkan diri untuk menurunkan tagihan saldo. Pantau kemajuan pelunasan secara teratur untuk membantu Anda tetap termotivasi untuk mencapai tujuan.

Singkirkan Kartu Kredit
Hentikan penggunaan kartu kredit hingga Anda benar-benar melunasi saldo tagihan. Caranya adalah dengan menyingkirkan kartu kredit Anda dari dalam dompet.

Bayarlah segala sesuatu dengan tunai. Jauhkan pikiran dari berbagai tawaran marketing kartu kredit. Lupakan promo kartu kredit yang ditawarkan oleh beberapa pihak bank yang pastinya sangat menggoda.

Dengan menyingkirkan kartu kredit dari dompet, maka akan mengurangi potensi Anda untuk menggunakan kartu kredit dalam bertransaksi.

Buat catatan kebutuhan bulanan dan tunda segala keinginan yang bersifat konsumtif. Hal ini akan membuat Anda selalu sadar tentang pengeluaran, dan terhindar dari pemborosan uang.

Mulai Berhemat
Salah satu cara untuk mempercepat pelunasan hutang kartu kredit Anda adalah dengan meninjau ulang semua pengeluaran bulanan dan mencari peluang untuk memangkas biaya tersebut.

Buat catatan pengeluaran harian untuk mengetahui kemana uang Anda pergi. Anda mungkin akan terkejut mengetahui berapa besar uang yang bisa dihemat dengan menghilangkan kebiasaan memesan minum ice coffe saat makan siang.

Alokasikan penghematan tadi untuk mengurangi tagihan bulanan kartu kredit Anda. Periksa pengeluaran  harian lainnya untuk melihat apakah Anda dapat menemukan lebih banyak cara untuk menghemat uang.

Jadikan Prioritas Utama
Hutang kartu kredit merupakan prioritas pertama yang wajib diselesaikan setelah Anda memiliki dana cadangan bulanan.

Mulailah memprioritaskan pelunasan hutang setiap ada pemasukan tak terduga seperti bonus, kenaikan gaji, dll. Hal ini akan membuat Anda lebih cepat akan melunasi hutang kartu kredit.

Jual Aset yang tak terpakai
Coba lihat disekitar Anda, apakah ada barang-barang milik Anda yang masih memiliki nilai jual namun tidak lagi terpakai. Hasil penjualan barang-barang tak terpakai ini bisa Anda gunakan menutup sebagian atau seluruh tagihan kartu kredit Anda.

Cobalah diinventarisir dan dicatat apa saja aset tak terpakai yang bisa membantu menurunkan beban angsuran kartu kredit.

Belum ada Komentar untuk "Cara Menutup Kartu Kredit yang Benar dan Aman"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel